Ketua DPRD Kota Bekasi H. Chairoman Joewono Putro,B.Eng, M.Si

Ketua DPRD Kota Bekasi H. Chairoman Joewono Putro,B.Eng, M.Si
Ketua DPRD Kota Bekasi H. Chairoman Joewono Putro,B.Eng, M.Si

DPRD Kota Bekasi, Kamis 28 November 2019 Kunjungan/ Studibanding dari  sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kota Bekasi, dibawah binaan Bawaslu Kota Bekasi, kunjungi Kantor DPRD Kota bekasi, anggota Bawaslu Kota Bekasi Choirunisa turut hadir dalam kunjungan tersebut, Choirunisa menyampaikan terimaksih kepada Ketua DPRD Kota Bekasi Bpk H. Chairoman Joewono Putro, B.Eng., MSi.

 

yang telah meluangkan waktunya untuk menerima kami, peserta yang hadir merupakan mahasiswa dari berbagai universitas di kota bekasi.

 

Dalam kesempatan tersebut Chairoman J. putro menyampaikan bahwa Kecurangan sangat erat hubunganya dengan politik uang, dan prilaku-prilaku penyimpangan di pemilu seperti sudah menjadi sesuatu yang biasa, dan ini menjadi distorsi terhadap kwalitas dari pemilu, sehingga peran dari pengawasan sangat penting, pengawasan harus muncul dan menjadi kelemahan kita ketika pengawasan tidak berfungsi,sehingga ada nya sekolah pengawasan partisipatif ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi pengawasan yang hadir tidak hanya dari Bawaslu tapi juga dari masyarakat.

 

Para peserta kunjungan yang terdiri dari 30 orang itu sangat antusias ini terlihat banyaknya para peserta yang bertanya, dan sikap kritis dari peserta yang notabene merupakan mahasiswa ini memepertanyakan beberapah terkait dengan keberagaman atau toleransi dikota bekasi mengingat kota bekasi ini merupakan kota yang memiliki bnyak pendatang.

 

Chairoman menjelaskan, toleransi dikota bekasi ini sudah bagus, sehingga dikatakan sebagia kota toleransi. Tidak membeda-bedakan suku, bahasa, dan agama, namun terkadang itu muncul ketika pemilu dan dijadikan alat untuk yang berkepentingan. Namun yang jadi permasalahan bukan ketimpangan dari segi cultur namun justru yang yang lebih substansi adalah ketimpangan ekonomi, ketika kebijakan daerah tidak ada keberpihakan terhadap masyrakata kecil, atau dari segi pendidikan tidak adanya keberpihakan pada Guru Honorer atau mebeda-bedakan sekolah antara yang negeri dan swasta.

 

Kunjungan yang berlangsung di gedung DPRD Kota Bekasi lantai 3 itu ditutup dengan ucapan banyak terimaksih kepada para peserta dan memohon maaf tidak dapat menjawab semua pertanyaan, dikarnakan disaat bersamaan ketua DPRD Kota Bekasi harus menerima Aksi Demonstari dari Buruh.(By. Rismahum)

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang harus diisi ditandai dengan *




0 Komentar




Visi Misi DPRD

Berita Terbaru

Twitter

Perkiraan Cuaca